Selasa, 03 Desember 2019

Danau Tendetung

Danau MusimanDanau Musiman
Danau Tendetung (Bangkep)
Danau Tendetung juga menyuguhkan pemandangan yang lumayan keren. Anda bisa melihat danau yang begitu luas dan dikelilingi oleh pepohonan.
Secara administratif, danau musiman ini terdapat di wilayah Kecamatan Totikum dan masuk dalam wilayah tiga desa yaitu Desa Peley, Desa Kanali, dan Desa Tobungku.
Anda harus hati-hati kalau datang di saat musim hujan karena jalanan bisa semakin licin dan genangan juga ada di mana-mana. Meski begitu, pemandangan alam berupa persawahan yang menawan bisa menjadi obat yang ampuh mengatasi kebosanan dan rasa lelah Anda.
Kalau ingin berkunjung, Anda bisa naik pesawat terbang dan transit di Makassar. Setelah itu ganti pesawat tujuan Luwuk. Di Luwuk, Anda bisa naik kapal malam menyeberang ke Kabupaten Bangkep selama sekitar lima jam perjalanan laut.
Tiba di Salakan (Ibukota Bangkep), Anda bisa langsung ke Danau Tendetung di Desa Peley dengan menyewa mobil rental ataupun sepeda kotor. Waktu tempuhnya sekitar 1,5 jam dengan jarak sekitar 55 Km.
Tapi ingat, kalau ingin melihat Danau Pendetng, biasanya baru ada pada November sampai April. Jadi, karena itu Danau Pendetu disebut Danau Musiman.
Sementara itu, Danau Tendetung termasuk unik, karena pada bulan-bulan tertentu airnya akan kering akibat musim kemarau dan sewaktu-waktu akan penuh dengan air saat musim penghujan.
Musim kemarau atau kering biasanya terjadi pada Mei sampai November. Sementara, musim penghujan mulai November hingga April airnya begitu melimpah.
Saat musim kemarau, masyarakat sekitar memafaatkan kawasan tersebut dengan berladang, berternak maupun menanam berbagai macam tumbuhan. Mereka biasanya menanam kacang-kacangan dan bahkan ada yang menggembalakan sapinya karena danau tersebut juga ditumbuhi rumput dan pepohonan.
Yang unik lagi, saat musim penghujan tiba, danau yang memiliki luas hingga 70 hektar ini digenangi air setinggi enam sampai tujuh meter dan hidup berbagai ikan di dalamnya.

Senin, 02 Desember 2019

pesan gambar

Gambar

                      

uCAPAN aDALAH dO'A

GANTI UCAPAN KITA DENGAN DOA.

Jangan ucapkan '0k'
ucapkan "In syaa Allah"
اِنْ شَآ ءَ اللَّهُ
Jangan ucapkan "wow"
ucapkan "SubhaanAllah"
سُبْحَانَ اللهُ
Jangan ucapkan "hebat"
ucapkan "Maa syaa Allah"
مَاشَآءَاللّهُ.
Jangan ucapkan "saya baik2 saja"
ucapkan "Allhamdulillah"
الْحَمْدُ لِلَّهِ
Jangan ucapkan "Terimakasih"
ucapkan "Jazaka(ki,kumu)llahu Khairan"
جَزَاك اللهُ خَيْرًا
Jangan ucapkan "Hati2 ya...sampai jumpa"
ucapkan "Fii Amanillah"
فِي أَمَانِ الله
Jangan ucapkan "Hello"
ucapkan "Assalamu alaikkum Warahmatullah"
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

Doa yg indah untuk
berterima kasih pada Allah, pada semua kesempatan.

"Allahumma a'inni
'ala dzikrika wa syukrika
wa husni 'ibadatika"
اللَّهُمَّ أَعِنِّى عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ
عِبَادَتِكَv

Mari kita sama-sama membetulkan* :
Aamiin,
In Syaa Allah, dan
Menyingkat kata Assalamu'alaikum.

★ Dalam bahasa Arab ada 4 kata amin yg berbeda makna :
- Amin = Aman
- Aamin = Meminta
perlindungan
- Amiin = Jujur
- Aamiin = Ya Allah,
kabulkanlah do'a kami

★ Kita seharusnya tidak menulis :
Insya Allah = Menciptakan Allah (naudzubillah ..)

Tapi pastikan kita menulis :
In Syaa Allah = dengan izin Allah

★ Assalamualaikum, jgn disingkat, karena ;

1. As = Orang bodoh ;
keledai
2. Ass = Pantat
3. Askum = Celakalah kamu
4. Assamu = Racun
5. Samlekum = Matilah kamu
6. Mikum = dari bahasa Ibrani, Mari Bercinta.

- Salam pendek,
- Salam sedang dan
- Salam panjang telah
dicontohkan oleh Nabi
dan tidak merubah
makna aslinya :

1⃣ Salam pendek : "Assalamualaikum".
- Dengan 10 kebaikan.

2⃣ Salam sedang : "Assalamualaikum warahmatullah".
- Dengan 20 kebaikan.

3⃣ Salam panjang : "Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh".
- Dengan kebaikan
sempurna.

Dengan penjelasan ini, mudah-mudahan tidak ada lagi yang menyingkat karena dapat merubah maksud.

- Bila menurut anda ini
ada manfaatnya,
beritahu ke yg lain.

Semoga kita termasuk hamba Allah yang memperoleh kebaikan dari membaca artikel Islami serta dapat mengamalkan-nya.

SHARE JIKA INGIN YANG LAIN DAPAT MANFAAT.

ﻣَﻦْ ﺩَﻝَّ ﻋَﻠَﻰ ﺧَﻴْﺮٍ ﻓَﻠَﻪُ ﻣِﺜْﻞُ ﺃَﺟْﺮِ ﻓَﺎﻋِﻠِﻪِ

Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia akan mendapat pahala seperti org yg melakukannya.
(HR. Muslim 3509)...

Semoga Bermanfa'at,
Silahkan Berbagi

🌴🌴🌴🌴

Kamis, 21 November 2019

Inilah Amalan Yang Membuat Keluarga dari Palu ini Kaya Raya


Berkunjung ke palu, Tak Disangka Ustadz Fatih Karim bertemu dengan sebuah rumah super mewah milik keluarga Dr Anita dan Suami, benar benar mewah dan megah,Subhanallah... Saya saja bangun pondok pesantren untuk tempat yatim piatu dikampung susahnya minta Ampun... Semoga Allah meridloi... Mohon doa dan dukunganya agar keinginan kami dapat terkabul.. Dan dapat memfasilitasi yatim piatu... Hingga lulus sekolah..

RAGAM INDONESIA - SALAKAN PERMATA DI BANGGAI KEPULAUAN (26/7/16) 2-1

Kabupaten Banggai kepulauan itu kabupaten dari provinsi Sulawesi tengah, bukan dari provinsi NTT
kuliner Kalu - Kalu Bahanx dari Keladi kalau orang Bangkep bilang Bete
mereka harus tw juga itu Bete :D
kalau Ubi Kayu atw Singkong itu orang Bangkep bilang Kasubi okhey

Minggu, 03 November 2019

Banggai Kepulauan

Kabupaten Banggai Kepulauan adalah salah satu kabupaten yang terdapat di provinsi Sulawesi Tengah dan beribukota di Salakan. Kabupaten ini sebelumnya merupakan kesatuan wilayah dengan Kabupaten Banggai. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 51 Tahun 1999 menetapkan pulau-pulau di tengah lautan tersebut menjadi daerah otonom Banggai Kepulauan, sementara kabupaten induk tetap disebut Kabupaten Banggai dan pemekarannya disebut Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep).
Kabupaten ini memiliki luas wilayah 3.160,46 km (darat) dan 18.828,10 km (laut), Banggai Kepulauan berbatasan langsung dengan Teluk Tomini di sebelah utara, Teluk Tolo di sebelah selatan, Selat Peling di sebelah barat, serta Laut Maluku di sebelah timur. Jumlah Penduduk Banggai Kepulauan (Bangkep) sebanyak 158.617 jiwa (2009). Secara administratif, Kabupaten Banggai Kepulauan terdiri dari 19 kecamatan, 6 kelurahan dan 187 desa yang terdiri atas 342 pulau dengan 5 pulau sedang yakni Pulau Peleng (luas 2.340 km²), Pulau Banggai (268 km²), Pulau Bangkurung (145 km²), Pulau Bokan Kepulauan (84 km²), Pulau Labobo (80 km²) dan 337 pulau-pulau kecil. Panjang pantai 1.714,218 Km.
Banggai Kepulauan terdiri dari gugusan atau rangkaian pulau-pulau berukuran sedang dan kecil sejumlah 121, lima diantaranya berukuran sedang, sisanya kecil-kecil bahkan ada yang berwujud batu karang, mencuat ke permukaan. Laut yang mengelilinginya merajut tebaran pulau itu menjadi satu gugusan yang disebut Banggai Kepulauan. Luas hamparan laut di wilayah ini lima kali lipat dibandingkan dengan luas daratannya.
Karena itu monumen atau tugu selalu berkaitan dengan sejarah kehidupan suatu bangsa. Demikian pula keberadaan Monumen Jayawijaya atau yang populer disebut tugu trikora yang dibangun di kota Salakan kabupaten Banggai Kepulauan Propinsi Sulawesi Tengah, yakni memperingati peristiwa penting tentang kisah perebutan Irian Barat. Sayangnya hingga kini tak banyak masyarakat yang tahu tentang keberadaan dan sejarah Monumen Jayawijaya ini. Bahkan masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan sendiri maupun di Sulawesi Tengah banyak yang tidak mengetahui mengenai makna dan tujuan dibangunnya monumen tersebut. Momumen jayawijaya adalah Sebuah tugu berbentuk segi tiga yang berdiri di kaki bukit di bawahnya ada sebuah halaman kecil berteras untuk tempat mengenang dan menghidmati peristiwa-peristiwa masa lalu. Tugu ini dibangun diatas bukit di kota Salakan persis menghadap ke teluk Ambelang, dari sini bisa melihat ke arah perairan banggai. Di atas bagian depan tugu tertulis untaian kalimat yang ditandatangani Presiden Soeharto. Sejarah Indonesia mencatat bahwasanya di lokasi ini atau persisinya di perairan Teluk Bakalan Pulau Peling Kabupaten Banggai Kepulauan terjadi peristiwa penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Hampir seluruh kekuatan pasukan bersenjata yang dimiliki Republik Indonesia pada tahun 1962 di pusatkan di perairan Teluk Bakalan ini dalam angka persiapan untuk membebaskan wilayah Irian Barat. Di tempat ini pernah dijadikan pemusatan kekuatan terbesar dalam sejarah TNI dalam rangka melaksanakan tugas Operasi Jayawijaya Trikora yang menjadi bagian dari Komando Mandala yang dipimpin Mayjen Soeharto yang kemudian hari menjadi Presiden RI.

Jumat, 01 November 2019

TUhanku Allah



Tuhan ku : Allah SWT
Agama ku: Islam
Rasul ku: Muhammad Saw

Nabi ku:
1.nabi Adam as
2.nabi Idris as
3.nabi Nuh as
4.Nabi hud as
5.Nabi shaleh as
6.nabi Ibrahim as
7.nabi Luth as
8.nabi Ismail as
9.nabi Ishaq as
10.nabi Yaqub as
11.nabi Yusuf as
12.nabi Ayyub as
13.nabi syuaib as
14.nabi Musa as
15.nabi Harun as
16.nabi Zulkifli as
17.nabi Daud as
18.nabi Sulaiman as
19.nabi Ilyas as
20.nabi ilyasa as
21.nabi yunus as
22.nabi Zakaria as
23.nabi Yahya as
24.nabi Isa as
25.nabi Muhammad Saw
Kitab ku: Al Qur'an
Cita-cita ku: menjadi hafidz Qur'an
Tempat ibadah ku: masjid..